PERKEMBANGAN IMAN ANAK SEKOLAH MINGGU DI GEREJA METHODIST INDONESIA JAKARTA

John David Simatupang, Ellyzabeth Vineta, Eka Wardaningrum, Yunus Doang

Abstract


Sekolah Minggu merupakan salah satu unit Gereja yang memiliki dampak yang sangat besar bagipertumbuhan iman gereja di masa mendatang, karena SM adalah salah satu sarana pekabaran Injil.Pelayananpada anak-anak Sekolah Minggu GBMI Imanuel memiliki dampak positif karena sejak kecil mereka dituntunkepada kebenaran sehingga iman mereka dapat bertumbuh dan mereka menjadi generasi penerus yang siapmelayani.Pelayan Sekolah Mingguadalahseorang yangmemiliki panggilandankompetensi dengan caramendidikuntuk melayani anak-anak yang masih kecil. Penelitian dengan judul “Perkembangan Iman AnakSekolah Minggu Gereja Methodist Indonesia (GMI) Imanuel Jakarta, hasil penelitian pelayanan guru berdampakpositif bagi perkembanganiman anak SM sehingga bertumbuh. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkajiapakah terdapathubunganyang signifikan antara kualitasPelayan danpertumbuhaniman anak SM.

 

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif . Adapun sumber data yang diperoleh adalah melaluipenyebaran kuisioner kepada 26 orang Pelayan SM di GMI Imanuel Jakarta serta melalui wawancara. Data akandianalisis dengan menggunakan beberapa uji menggunakan program SPSS 25. Metode statistik menggunakan ujianalisisregresiliniersederhana,denganpengujianhipotesisujit.

 

Berdasarkananalisisyangdilakukan,diperolehkesimpulanbahwasigdarivariabeltersebutadalah0,03dimanasig<0,05sehinggamenunjukkanbahwaadapengaruhyangpositifdansignifikanantarakualitaspelayanSMdanpertumbuhanimananakSM.


Full Text:

PDF

References


Anderson, M. (1993). Pola Mengajar Sekolah Minggu . Bandung: Yayasan Kalam Hidup. Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian . Jakarta: Rineka Cipta .

Dermawan, I. P. (2015). Dasar-dasar Mengajar Sekolah Minggu. Jawa Tengah: Sekolah Tinggi Theologi Simson. Dikutip daripada tanggal 29 Mei 2020 pkl 12.48

Ghozali, I. (2009). Aplikasi Analisis Multivariat Dengan Program SPSS . Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gultom, P. (2017). Prinsip-Prinsip Mengajar Sekolah Minggu Umur 1-12 Tahun. Bandung: Kalam Hidup.

Harrison, C. F. ( 2001). Tafsiran Alkitab Wyclife Volume 3 Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas.

Haryoko, S. (2009). Efektivitas Pemanfaatan Media Audio-Visual Sebagai Alternatif Optimalisasi Model Pembelajaran. Jurnal Edukasi Elektro 5, no. 1, 1-2.Dikutip dari https://www.researchgate.net/publication/332389362_Metode_Pembelajaran_Melalui_Fil m_Superbook_dan_Minat_Belajar_Firman_Tuhan_Pada_Anak_Usia_6-8_Tahun pada tanggal 15 April 2020 pkl 17.04

Henry, M. (2008). Tafsiran Matthew Henry: Injil Matius 15-28 . Surabaya: Momentum. Kadarmanto, R. S. (2005). Tuntunlah ke Jalan yang Benar. Jakarta: BPK Gunung Mulia .

Karo-Karo, S. (2017). Hubungan Guru Sekolah Minggu Dengan Keaktifan Anak Dalam Ibadah Sekolah Minggu Di GMI Sion Binjai. Dikutip dari file:///C:/Users/lenovo/Downloads/168- 205-393-1-10-20190516.pdf pada tanggal 22 April 2020 pkl 15.00

Kristiono, A. W. (2019). Hambatan dan Pelayanan Sekolah Minggu di Gereja Kristen Jawa Jebres Surakarta. Dikutip dari http://www.sttbaptisjkt.ac.id/e- journal/index.php/graciadeo/article/view/9/22 pada tanggal 22 April 2020 pkl 15.40

Laufer, R. (1983). Pedoman Pelayanan Anak . Malang: PPII.

Liaw, S. (2001). Guru Sekolah Minggu Super. Jakarta Utara: Graphe.

Lie, P. (1997). Mengajar Sekolah Minggu yang Kreatif . Jogjakarta: ANDI.

Marcus, A. S. (2018). Teaching History with Film : Strategies for Secondary Social Studies

.Dikutip dari https://www.taylorfrancis.com/books/9781351137720. Pada tanggal 5 April 2020 pkl 15.00

Murray, A. (2008). Sekolah Ketaatan. Jakarta: Yayasan Lentera Bangsa .

Panuntun, D. F. (2019). “Model Ibadah Sekolah Minggu Kreatif-Interaktif Bagi Generasi

Alfa Di Gereja Toraja,”. ” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 2 .Dikutip dari https://www.researchgate.net/publication/338260528_Model_Ibadah_Sekolah_Minggu_Kreatif- Interaktif_bagi_Generasi_Alfa_di_Gereja_Toraja pada tanggal 21 April 2020 pkl 20.05

Pilland, H. M. (1984). Perkembangan Gereja Dan Penginjilan Melalui Sekolah Minggu.

Bandung: Lembaga Literatur Baptis.

Rahamadona, S. (n.d.). Alat peraga. dikutip dari http://staffnew.uny.ac.id/upload/198407242008122004/lainlain/ALAT+PERAGA.pdf. pada tanggal 25 April 2020 pkl 12.02

Richard, L. O. (1996). Pelayanan Kepada Anak-anak Mengayomi Kehidupan Iman Dalam Keluarga Allah. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.

Riggs, R. ( 1983). Sekolah Minggu Yang Berhasil. Malang: Gandum Mas. Safi’i, A. (2005). Metodologi Penelitian. Surabaya: Elkaf .

Setyandari, A. (2015). Inovasi Pemanfaatan Media Film Untuk Peningkatan Kemampuan Listening Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris. Jurnal Magistra XXVII, no. 91.Dikutip dari https://ojs.sttjaffray.ac.id/index.php/JJV71/article/view/327 pada tanggal 23 Maret 2020 pkl 14.00

Shokiyah, M. d. (1985)). ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KEGIATAN MELUKIS

DENGAN KEBUTUHAN PSIKOLOGIS PADA REMAJ.Dikutip dari https://jurnal.isi- ska.ac.id/index.php/acintya/article/view/211/213 pada tanggal 15 April pkl 08.45

Sidjabat, B. S. (2006). Menjadi Guru Profesiona. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.

sinamo, J. ( 2011). 8 Etos Keguruan. Jakarta: Institut Darma Mahardika .

Siregar, C. Y. (n.d.). Pengaruh Peran Guru Terhadap Kualitas Guru Sebagai Pelayan Sekolah Minggu. Dikutip dari https://skripsi.sttjaffray.ac.id/index.php/skripsi/article/view/47

Situmorang, S. (1994). Pedoman Pembinaan Sekolah Minggu: Proyek Bimbinngan Agama Protestan Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Kristen Protestan Departemen Agama. Jakarta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sukardi. (2008). Metodologi Penelitian Pendidikan,. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Sumiatin., D. 2. (2011). STIMULASI PENGAJARAN DENGAN MEDIA GAMBAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK RETARDASI MENTAL. Dikutip dari

http://ejournal.umm.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/1864/3190 pada tanggal 15 April 2020 pkl 17.25

Sumiyatiningsih, D. (2006). Mengajar dengan Kreatif dan Menarik. Yogyakarta: ANDI.

Supriyadi, L. A. (n.d.). . PENGARUH KEBIASAAN DOA BERSAMA DALAM KELUARGA KRISTIANI BAGI PERKEMBANGAN IMAN ANAK. Dikutip dari

https://ejournal.widyayuwana.ac.id/index.php/jpak/article/view/144/119, 67. pada tanggal 5 Mei

pkl 21.55

Tong, M. S. (2010). Seni Membentuk Karakter Kristen. Surabaya: Penerbit Momentum . Webste, J. F. (2006). Theory of Faith Development. British Journal of Religious Education

.Dikuti dari https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/0141620840070104?journalCode=cbre20. Pada tanggal 5 Mei pkl 21.53

Winarsun, T. (2008). Statistik Dalam Penelitian. Malang: UMM Press .


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.